Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Senin,6 Agustus 2018.
PESTA YESUS MENAMPAKKAN KEMULIAAN-NYA.
Bacaan-2 hari ini :
Dan.7:9-10.13-14. ; Maz.97:1-2.5-6.9.
2 Ptr.1:16-19. ; Mat.17:1-9.

Kemarin hari Minggu, firman Tuhan mengatakan : Aku lah roti hidup !
Tanpa Yesus (Sang Firman) kita tidak hidup, hampa/kosong.
Karena Yesus juga Sang Cinta - cinta yang berkorban/tulus/sepenuh hati, maka tanpa Dia kita pun tidak hidup, kosong, tidak ada gairah/semangat.
Maka tanpa cinta kasih yang tulus dan berani berkorban pada orang yang dicintai, hidup juga hampa, kosong. Cinta itu harus tinggal dan berdiam di dalam diri manusia.

Hari ini dengan Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya, firman Tuhan mengajak kita menghayati, bahwa bila Cinta Kasih sungguh tinggal dan diam didalam diri kita, apa saja yang kita perbuat dalam cinta yang penuh ketulusan dan berkorban, maka orang lain akan melihat sepertinya kita "memancarkan kemuliaan Tuhan".

Contoh sederhana yang kita lihat :
* Seorang guru yang mengajar dalam kelas, bila ia mengajar dengan tulus sepenuh hati, dengan penuh semangat menerangkan kepada murid-2 nya, sehingga murid-2 pun mendapatkan pengertian penuh, maka murid-2 ini sepertinya melihat "kemuliaan Tuhan" yang memancar dalam diri guru tadi. Pengertian yang dalam /kenangan mendalam dalam memori murid ini tidak akan terlupakan. Murid itu bisa mencintai guru itu dan bisa menyenangi mata pelajaran itu.

Tiga rasul Yesus melihat kemuliaan Yesus bersama Musa dan Elia, meskipun cuma sekejab, mereka sungguh meresapinya dan merasakan kebahagiaan tak terhingga, dan sampai akhir hayatnya pun mereka tetap rela memanggul salibnya mengikuti Yesus.

Ada ayat firman Tuhan yang mengatakan :
"Apa saja yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu, seperti untuk Tuhan, dan bukan untuk manusia." (Kol 3 :23).
Bila dibarengi dengan cinta setulus hati, dan dengan semangat menyala-nyala (spirit/roh, apalagi holy spirit), maka perbuatan kita pun akan memancarkan "kemuliaan Tuhan". Bukan kita yang melihat, tapi orang lain yang melihat perbuatan kita. Maka orang sering mengatakan : O...perbuatan orang ini sungguh tulus, dia itu orang yang sungguh baik !

Bunda Teresa, para orang kudus lain, itu semua karena orang lain yang melihat perbuatan kudus yang santo santa lakukan.

Kita murid Yesus memang dipanggil dan dipakai untuk hidup kudus, maka bila perbuatan kita sungguh penuh cinta yang tulus dan berani berkorban, orang lain yang akan mengatakan : O...ini orang yang baik - orang yang di dalam Tuhan (yang memancarkan kemuliaan Tuhan).
Orang akan melihat TUHAN HADIR DALAM KEMULIAAN-NYA.

DOA :
Ya Tuhan Yesus, berilah kami Rahmat Mu dan Urapilah kami dalam Roh Kudus Mu, agar pikiran, perasaan, mulut dan perbuatan kami setiap hari kudus di dalam Engkau. Dengan demikian hidup kami aka memancarkan Kemuliaan Mu.
Terpujilah Engkau Yang Maha Mulia, kini dan sepanjang segala masa.....Amin....πŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ƒ