Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Selamat pagi teman-2ku terkasih.
Hari ini Kamis tgl.1 Maret 2018.
Bacaan-2 hari ini :
Yer.17:5-10. ; Maz.1:1-4.6.
Luk.16 : 19-31.

Injil hari ini berjudul : Orang kaya dan Lazarus.
Aneh ya...orang kaya tidak diberi nama, sedangkan Lazarus jelas diberi nama, padahal dia pengemis, badannya penuh borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya, makan saja dari makanan yang jatuh dari meja orang kaya itu.
Perumpamaan ini hanya Lukas saja yang menulisnya. Memang Lukas spesial penulis yang banyak menceritakan tentang kebaikan, mujijat, penyembuhan dan kerahiman Yesus.
Kita bisa menarik pelajaran dari injil hari ini, bahwa kekayaan yang tidak diiringi dengan kasih kepedulian kepada sesama yang miskin, menderita dan tidak punya apa-apa, adalah orang yang tidak/belum mengenal Tuhan.
Kekayaan duniawi, kenikmatan duniawi sangatlah sulit membuat orang seperti ini untuk bertobat, sehingga Abraham pun berkata kepada orang kaya itu :
"Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati ."
Kenapa ya ? Sulit sekali meyakinkan orang kaya ?
Banyak orang menjadi kaya karena ia sangat mengandalkan dirinya sendiri : kepintarannya, kecerdasannya, kekuatannya, ia sudah tidak membutuhkan pertolongan/bantuan Tuhan. Ia sudah memiliki "tuhan" didalam dirinya, hatinya menjauh dari Tuhan !

Inilah yang ingin dijelaskan oleh nabi Yeremia :
"Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatan nya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan ! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik ; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk."
"Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu : siapakah yang dapat mengetahuinya ?"
"Aku, Tuhan, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya."
(Yer.17:5-6.9-10).

Orang kaya di Injil Lukas ini, digambarkan sebagai orang sombong, congkak, dan tidak peduli pada sesama, padahal dekat sekali didepan rumahnya.
Lazarus digambarkan orang miskin yang sederhana yang mengandalkan pemeliharaan Tuhan, yang selalu berharap akan kerahiman Tuhan.
Masa Prapaskah, kita diajak untuk sadar, bertobat, gerakkan hati untuk peduli kepada sesama yang berkekurangan. Setiap manusia memiliki martabat yang sama, anak-anak Allah. Yesus adalah Anak Manusia yang sudah bangkit dari antara orang mati, masihkah manusia butuh meminta tanda lagi untuk bertobat supaya ada orang bangkit lagi dari kematiannya ? Yesuslah adalah Tuhan yang sudah bangkit ! Percayalah dan bertobatlah, agar kita semua manusia dibangkitkan oleh Yesus untuk memasuki kehidupan kekal.
JANGANLAH KEKAYAAN MERUSAK RELASI KITA DENGAN SESAMA.

TAATILAH SABDA TUHAN
DENGARKANLAH DIA
HIDUPLAH
SEDERHANA
RENDAH HATI
PEDULI
MURAH HATI.

DOA. :
Ya Tuhan Yesus ku, Engkau lah Tuhan yang sungguh peduli akan kehidupan umat Nya. Berilah kami Rahmat Mu, agar kamipun sungguh memiliki hati yang peduli pada sesama kami yang sangat menderita butuh bantuan pertolongan. Biarlah kekayaan yang Kau anugerahkan kepada kami, bisa dengan suka rela dan tulus kami salurkan kepada sesama kami yang sangat membutuhkan untuk kehidupannya. Pakailah kami sebagai pembawa damai, pembawa sukacita, dan pembawa berkat pada sesama kami. Terima kasih ya Tuhan kami yang MURAH HATI......Amin....πŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ƒ