Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Selamat pagi teman-2ku terkasih.
Hari ini Jumat tgl.16 Pebr.2018.
Bacaan-2 hari ini :
Yes.58:1-9a. ; Maz.51:3-6a.18-19.
Mat.9:14-15.

Orang Farisi dan murid-murid Yohanes Pembaptis bertanya pada Yesus : " Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid Mu tidak ?"
Dengan bacaan Firman Tuhan hari ini, kita bisa memahami, mengapa aturan pantang dan puasa Gereja Katolik bisa begitu ringan ?.
Lewat bacaan dari kitab Yesaya 58: 1-12 ini saja Firman Allah mengatakan umat Israel dalam peribadatannya cenderung menuju ke -kesalehan yang palsu. Mereka memang rajin tekun berdoa dan berpuasa, tetapi dalam doa dan puasanya , orang tetap saling suka berbantah, berkelahi, saling memukul dan bertindak semena-mena. Itukah puasa yang Tuhan kehendaki ?
Tuhan Yesus lebih menekankan, pusat doa dan puasa itu sesungguhnya bukan terletak pada soal makan dan minum, melainkan tentang cara ber-relasi dengan Tuhan, dengan sesama dan dengan diri sendiri. Secara singkat, dalam pantang puasa, kita harus hidup dalam terang iman Kristus, yang membawa orang beriman kepada pertumbuhan dan relasi lebih baik dengan Allah dan sesama.

Yesus sendiri dalam karya pelayanan-Nya terus menghadirkan sukacita, pengharapan dan damai. Saat Prapaskah ini bukan momen untuk berkabung, ini momen tetap dalam spirit kehadiran Tuhan yang mengajak kita berjalan balik arah berpaling menatap Tuhan, berpusat kepada Tuhan, tidak berjalan menurut keinginan sendiri, dalam kesalahan dan dosa sendiri. Kita mau bertobat, kita mau mohon ampun. Dengan demikian relasi kita pada Tuhan dan sesama kita perbaharui lebih penuh kasih mesra, rukun, guyub, damai sejahtera. Hidup dipenuhi dengan sukacita, bukan soal makan minum , haus lapar yang jasmani, melainkan Kemuliaan Tuhan menaungi hidup kita ini. Bersama Yesus kita tidak lapar lagi dan tidak haus lagi. Sukacita dan damai sejahtera bersama Yesus dalam masa Prapaskah ini.

HATI YANG LEMBUT TERGERAKLAH
OLEH BELAS KASIHAN
BUKALAH BELENGGU
KELALIMAN
LEPASKAN TALI KUK
MERDEKAKAN
YANG TERANIAYA.

DOA. :
Ya Tuhan Yesus ku, dalam terang iman Kristus, kami mau dalam masa Prapaskah ini, pantang puasa yang kami lakukan sungguh tetap dalam sukacita Kristus. Dengan Rahmat Kasih Mu, kami bertumbuh mengasihi Engkau dan sesama kami, agar hidup kami penuh sukacita dan damai sejahtera. Engkaulah yang membebaskan danΒ  melepaskan segala belenggu dosa kesalahan kami. Ampunilah kami ya Tuhan Yesus. Kasihanilah kami orang berdosa ini.....Amin....πŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ƒ