Doa Untuk Keluarga
Logo Doa Harian

Search Our Site

Ya Bapa, milik-Mulah dunia dengan segala isinya. 
Dengan indah, Engkau telah mengaturnya agar dapat digunakan demi kesejahteraan dan kebahagiaan manusia.
Aku bersyukur kepadaMu karena keluargaku Kau anugerahi kesejahteraan yang cukup.
Sandang, papan dan pangan tersedia mencukupi untuk hari ini dan hari-hari mendatang.

Ya Bapa, Engkaulah yang pertama-tama menghendaki agar hidupku dan hidup seluruh keluargaku terjamin dan berbahagia.
Aku bersyukur kepadaMu karena Engkau sudah membantu suamiku mencapai keberhasilannya.
Dialah tangan yang Kau utus sebagai penopang hidup dan kebahagiaan kami.
Melalui dia, kami memperoleh sandang pangan yang cukup.
Oleh karena itu, keberhasilannya adalah tambahan rahmat dariMu yang berarti bagi kami.

Ya Bapa, Engkau tahu suamiku hanyalah manusia biasa, yang bisa juga terbuai oleh kedudukan, kuasa atau harta.
Aku mohon, semoga keberhasilan ini tidak menjadikan dia sombong atau justru semakin jauh dariMu.
Bila itu terjadi, keberhasilan akan menjadi malapetaka bagi dirinya, bagi kami dan bagi orang lain.
Sebaliknya buatlah ia semakin sadar bahwa keberhasilan adalah anugerah tetapi sekaligus panggilan dariMu.

Sebagai anugerah, ia layak untuk menerimanya dengan penuh syukur
dan sebagai panggilan ia wajib untuk menjawabnya dengan pelayanan dan pengabdian yang semakin tulus.

Ya Bapa, aku ingin suamiku dapat menjadi seperti Yesus PutraMu,
yang tidak pernah silau oleh pujian dan tidak menyerah karena kesulitan.
Yesus itulah teladan dan pembimbing kami, kini dan sepanjang masa.
Amin.

Ya Bapa, aku bersyukur pada-Mu atas segala yang baik dan indah yang Kau anugerahkan kepada keluargaku.
Teristimewa, kali ini aku mengucap syukur karena seluruh keluargaku Kau beri kesehatan yang baik.
Engkau tahu ya Bapa, bila tubuh tidak sehat, suamiku tidak dapat bekerja,
aku sendiri tidak dapat melayani keluargaku dan anak-anakku tidak dapat mengembangkan diri secara maksimal.

Syukur bagiMu Bapa karena Kau anugerahkan kepadaku seorang pria yang sangat mencintaiku.
Bertahun-tahun sudah berlalu sejak kami saling memadu janji di altar suci.
Selama membangun hidup berkeluarga bersamanya, banyak sudah yang kualami,
baik suka maupun duka, baik yang ringan maupun yang berat.
Dia, suamiku tercinta, tidak pernah membiarkanku mengalami kesulitan-kesulitan sendirian saja.

Bapa, kuserahkan diriku ke dalam tanganMu.
Lakukanlah atas diriku apa yang Kaukehendaki.
Apapun yang Kauperbuat, aku bersyukur kepadaMu.
Aku siap untuk segalanya.
Biarlah hanya kehendakMu yang terlaksana dalam diriku dan dalam semua ciptaanMu.