Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Selamat pagi teman-2ku terkasih.
Hari ini Selasa tgl 30 Jan.2018.
Bacaan-2 hari ini :
2 Sam.18:9-10.14-25.30.19: 3.
Maz.86:1-6.
Mrk.5:21-43.

Hari ini, kisah Yesus membangkitkan anak Yairus dan menyembuhkan perempuan yang sakit pendarahan sudah 12 tahun, membuat kita murid Yesus mendapatkan pelajaran tentang gigihnya orang berjuang mencari kesembuhan dalam Yesus Sang Tabib Ajaib ini.
Lihat di Mrk.5:21-43 ini. Kepala rumah ibadat Yairus, rela tersungkur, memohon di depan kaki Yesus; "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kira nya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."
Karena orang berbondong-bondong mengikuti Yesus dan berdesak-desakan, ada perempuan sakit pendarahan 12 th lamanya, juga ikut ditengah-tengah, mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya sambil berkata :"Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Seketika itu perempuan itu sembuh dan pendarahannya berhenti, sembuh dari penyakitnya......Yesus berkata kepada perempuan ini :" Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu !"

Usaha keras menemukan Yesus Sang Juru Selamat tidak akan sia-sia.... Tetapi usaha keras dengan keinginannya/kekuatannya sendiri akan sia-sia belaka, bahkan akan menemukan kebinasaan dan tidak akan ada orang yang mengingatnya lagi. Badingkanlah ini dengan kisah Absalom, Anak Daud yang berusaha menggulingkan Kerajaan Daud, 2 Sam.18: 9- 19:3. Tragis bukan ? Usaha keras dengan kekuatannya sendiri, bahkan dibarengi dengan nafsu-nafsu jahat, semua itu sia-sia, dan tersingkir dari semua kenangan baik dalam kehidupan, yang tinggal cuma tugu Absalom saja. Kejahatan Absalom tidak diingat-ingat oleh Daud, dia tetap mencintai anaknya Absalom. Dia tetap berkabung, menangis denga sedih. Kemenangan tentara Israel menjadi perkabungan bagi seluruh tentaranya. Sambil berjalan Daud menangis : "Anakku Absalom, anakku, anakku Absalom ! Ah, kalau aku mati menggantikan engkau, Absalom, anakku, anakku.!" Daud sangat sedih kehilangan anaknya.

Bila kita renungkan firman Tuhan hari ini, ada ajaran Yesus yang bisa kita petik untuk menumbuhkan iman kita kepada-Nya.
Hidup ini adalah perjuangan menuju kepada Yesus Sang Sabda Kehidupan ini. Kesetiaan perjuangan ini harus sampai akhir hayat kita. Perjuangan ini terus dibarengi dengan pengendalian diri akan segala nafsu-nafsu kedagingan kita manusia. Karena Kehendak Tuhan sulit kita pahami/mengerti. Kehendak diri kita sendirilah/ego yang lebih dominan. Kita sudah berjuang hidup suci, tetapi kenikmatan dosa begitu sangat menarik. Godaan dan tantangan ingin menjatuhkan kita. Tidak salah bila Yohanes menulis di 1 Yoh.5 :2.4.5.
"Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya."
"Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia : iman kita."
"Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah ? "

YESUSLAH SANG SABDA
PENUH KUASA
KASIH NYA MENYEMBUHKAN
KASIH NYA
MENGHIDUPKAN
KENDALIKAN DIRI
LAKUKAN
KEHENDAKNYA.

DOA. :
Ya Tuhan Yesus ku, Engkaulah Tabib Yang Ajaib. KasihMu menyehatkan diri kami, menguatkan batin kami. Dengan pertolongan RahmatMu dan Urapan Roh KudusMu, kami berani terus mengampuni orang yang menyakiti hati kami, apalagi orang-2 dekat kami. Ampunilah kami ya Tuhan. Kasihanilah kami orang berdosa ini....Amin....πŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ƒ