Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Selamat pagi teman-2ku terkasih.
Hari ini Selasa tgl. 16 Jan.2018.
Bacaan-2 hari ini :
1 Sam.16:1-13. ; Maz.89: 20.21-22.27-28.
Mrk.2:23-28.

Setelah kita mempunya roh yang baru/ spirit yang baru, kita mengalami hidup yang baru, kita mau menjadi manusia yang baru, memiliki pikiran, perasaan , jiwa dan kehendak yang baru.
Maka injil hari ini Mrk.2:23-28, berkisah tentang Yesus yang membiarkan murid-2Nya memetik bulir-2 gandum sementara berjalan di ladang gandum. Orang Farisi melihat kejadian itu berkata : Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat ?
Kata Yesus : " Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."(ayat 27-28).

Inilah anggur baru yang dituangkan oleh Yesus ke dalam kantong kulit lama orang Farisi, sehingga mereka tidak bisa menerima penghujatan atas hari Sabat yang ditetapkan oleh hukum Taurat. Perseteruan inilah yang mengoyakkan kantong kulit lama, sehingga anggur tumpah kemana-mana tidak bisa dinikmati.

Seiring dengan cerita Injil, bahwa Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat, maka kita pun dihidangkan dengan kisah pengurapan Daud sebagai Raja Israel menggantikan Saul yang sudah ditolak oleh Tuhan.
Tuhan sangat berkenan atas Daud, sehingga kita pun bisa menikmati Mazmur 89 : " Telah ditaruh mahkota di atas kepala seorang pahlawan, telah Kutinggalkan seorang pilihan dari antara bangsa itu. Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku ; Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus, maka tangan-Ku tetap dengan Dia, bahkan lengan-Ku meneguhkan dia. Dia pun berseru kepada-Ku: Bapa-ku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku."( Maz.89:20b.21.22.27.)
Keturunan Daud inilah Mesias, Anak Manusia yang adalah Tuhan atas hari Sabat.

TINGGALLAH DI DALAM YESUS
HIDUPLAH BERSAMA YESUS
HARI SABAT DIADAKAN
UNTUK MANUSIA
YESUS ADALAH
TUHAN ATAS HARI SABAT.

DOA. :
Ya Tuhan Yesus ku, Engkaulah Anak Manusia yang adalah Tuhan atas segala aturan hukum manusia. Berilah kami Rahmat Mu, agar kami sungguh memahami, bahwa hukum/aturan diadakan untuk kebaikan manusia, bukan sebaliknya, bahwa hukum untuk menekan dan membebani hidup manusia. Tuhan Yesus-lah Tuhan atas segala hukum, karena DIA-lah Kasih. Kami sangat mengasihi Mu, ya Tuhan ku, kini dan sepanjang segala masa....Amin....πŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ƒ