Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Selamat pagi teman-2ku terkasih.
Hari ini Kamis tgl.14 Des.2017.
Pesta St. Yohanes dari Salib, imam & pujangga gereja.
Bacaan-2 hari ini :
Yes.41:13-20. ; Maz.145:1.9-13b.
Mat.11:11-15.

"Dia harus makin besar, dan aku harus makin kecil." Hampir semua orang kristen tahu siapa yang mengucapkan kalimat pernyataan ini. Yohanes Pembaptis ! Ke-rendah hati-an, ketaatan, kesetiaan dan kepatuhan memenuhi panggilan hidup perutusannya, ini yang membuat Yesus memujinya : " Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis. Namun yang terkecil dalam Kerajaan Surga lebih besar daripadanya".
Keteladanan Yohanes inilah yang ingin diungkapkan oleh Yesus dalam Injil hari ini.
Banyak orang suka mendapatkan kepopuleran, apalagi menerima tugas Perutusan dari Tuhan untuk menyampaikan pesan dari Tuhan sendiri.
Yohanes Pembaptis juga begitu populernya pada waktu itu, sehingga banyak orang berbondong-bondong datang kepadanya minta dibaptis atau menerima pewartaannya. Banyak orang gembira dan sukacita akan perutusannya. Sebenarnya ia memiliki kesempatan untuk memperoleh keuntungan akan kepopuleran dirinya. Ia bisa menjadi orang yang paling terkenal di seluruh wilayah Israel.
Tetapi apa yang terjadi ? Yohanes justru menegaskan dirinya sendiri : "Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api"(Mat.3:11). Keutamaan karakter kerendah-hati-an Yohanes inilah yang melahirkan ketaatan dan kesetiaan menjalani tugas panggilan perutusannya.
Bila kita sudah dipanggil dan diutus, bukankah kita sering mudah ge-er, gampang tinggi hati, atau sombong, atau malah merendahkan diri orang lain, dan jadi irihati dan membenci ?
Perubahan sifat ini, ingin Yesus ingatkan kepada kita murid-2Nya :" Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Surga diserong dan orang-orang yang menyerong mencoba menguasainya."(Mat.11: 12).
Pesan Tuhan yang ingin disampaikan dengan hati yang tulus dan rendah hati, menjadi tercampuri dengan rasa tinggi hati, sombong, memiliki kehendak pribadi sendiri, bukan kehendak Tuhan lagi. Ego sendiri lebih menonjol.
Suara hati inilah di masa Adven ke-2 harus kita cermati, agar kita bisa bertobat dalam kerendahan hati, patuh taat pada kehendak Tuhan dan mengkomunikasikan pesan Tuhan dalam keutuhan, lengkap dan jelas, tidak perlu diwarnai pelangi yang macam-2 , tak perlu bumbu-2 penyedap yang lain. Pesan ini harus polos, tulus, benar, jelas, sederhana, dan mudah diterima banyak orang kecil dan rendah, dalam kerendahan hati.

Irama Yesus mengecam pesan pesan yang diserong banyak orang, nubuat YESAYA menulis demikian : " Sesungguhnya Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar ; engkau akan menggirik gunung-2 dan menghancurkannya, dan bukit-2 pun akan kau buat seperti sekam. Aku akan membuat sungai-2 memancar diatas bukit-2 yang gundul, dan membuat mata-air membual di tengah dataran ; Aku akan membuat pasang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering. Supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan Tuhan yang membuat semuanya ini dan Yang Maha Kudus, Allah Israel, yang menciptakannya ( Yes. 41:15.18.20).

Dengan renungan hari ini kita bisa bermazmur :
"Tuhan itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya. Segala yang Kau jadikan itu akan bersyukur kepada Mu, ya Tuhan, dan orang yang Kau kasihi akan memuji Engkau (Maz.145: 9-10).

DENGARKAN SUARA HATIMU
BERTOBATLAH
JANGAN SERONG
KETAATAN DAN KESETIAAN
MELAHIRKAN
KERENDAHAN HATI.

DOA. :
Ya Tuhan Yesus ku, Engkau ingin kami menjadi papan penggirik yang tajam dan baru, Kau ingin menghancurkan hati kami yang keras seperti gunung dan bukit-2. Engkau ingin hati kami bertobat, hancur seperti sekam, agar kami bisa Kau jadikan manusia baru, sumber air yang baru, tanah subur yang baru, menumbuhkan pohon-2 besar yang kuat berguna bermanfaat. Supaya hidup kami bisa menjadi berkat kepada banyak orang. Utuslah kami ya Tuhan...kami siap ! Pakailah kami ! Datanglah ya Tuhan, kami siap menyambut kelahiran Sang Juru Selamat kami.....Amin....πŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ƒ