Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Sabtu, 25 Nopember 2017
Bacaan-2 hari ini :
1 Mak.6:1-13. ; Maz.9:2-3.4.6.16b.19.
Luk.20 :27-40.

Sebagai penutup tema seminggu ini adalah
Seluruh kehidupan yang sudah kita jalani,
HARUS KITA PERTANGGUNGJAWABKAN
KEPADA TUHAN.
Banyak orang ketika hidup di dunia hanya berfokus bekerja, berelasi dengan banyak orang untuk menikmati hidup yang cuma sekali, sekarang dan di sini, bahkan tidak mau memikirkan bahwa hidup sekarang tidak ada hubungannya dengan hidup setelah mati. Bila orang sudah mati..yah..selesai..finish..perjuangan sudah berakhir.
Injil hari ini Luk.20: 27-40 , Yesus ingin menjelaskan, bahwa setelah kematian, orang tidak kawin atau dikawinkan. Orang tidak mati lagi, mereka menjadi seperti malaikat-2, mereka adalah anak-2 Allah. Allah mereka adalah bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub semua orang hidup.
Maka kita yang adalah murid-2 Yesus, kita adalah orang beriman, yang sudah memperoleh kehidupan di dunia ini, seturut ajaran Yesus , seluruh aktivitas hidup kita adalah tertuju kepada damai sejahtera (rangkuman seminggu ini) :
1. Jangan buta iman, jangan buta hati, selalu empati dan simpati pada orang berkekurangan, sakit, lemah, cacat, dll.
2. Kekayaan hanya sarana, bukan tujuan. Cari kebajikan dan keluhuran budi, agar nilai hidup membawa kepada kebahagiaan dan ketenangan.
3. Nilai Hidup harus diperjuangkan dengan kesetiaan, mulai dari hal kecil ke hal yang lebih besar, agar menemukan Damai Sejahtera yang Tuhan anugerahkan.
4. Menjaga kesucian tubuh, jiwa, raga, roh, untuk membangun gereja/bait Allah di dalam diri kita yang indah dan kudus bersama-sama seluruh umat Allah, di mana Kristus sebagai Kepala dan kita semua anggota-2 Nya.

Gambaran hidup seperti ini di alami Raja Antiokhus Epifanes di akhir hidupnya. "Tetapi teringatlah aku sekarang kepada segala kejahatan yang telah diperbuat kepada Yerusalem....merampas perak emas bait Allah dan menumpas penduduk Yehuda dengan sewenang-wenang. Aku sudah menjadi insaf semua itu mendatangkan malapetaka ini. Sungguh aku jatuh binasa dengan sangat sedih hati di negeri yang asing ( 1 Mak.6:12-13). Tulisan ini menghantar raja lalim ini insaf, menemukan satu akhir hidup yang penuh ketenangan dan bahagia.

KEBERANIAN BERTANGGUNGJAWAB
DENGAN INSAF DAN BERTOBAT
MEMBUAT AKHIR HIDUP
DAMAI DAN BAHAGIA
HIDUP KEKAL
DI SURGA.

DOA:
YA TUHAN YESUS KU,
"Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib ; aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau, bermazmur bagi nama-Mu, yang Maha tinggi " ( Maz 9:2-3).
Tiada hentinya kami bermazmur untuk Mu, ya Yesus Tuhan kami, sepanjang hidup kami....Amin...πŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ƒ