Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Kamis, 23 Nopember 2017
Bacaan-2 hari ini :
1 Mak.2:15-29. ; Maz. 50:1-2.5-6.14-15.
Luk.19:41-44.

Hari ini di Injil Luk.19:41-44, Yesus menangisi Yerusalem ketika Dia masuk ke kota ini untuk menggenapi rencana penyelamatan Allah secara sempurna. Dia sangat sedih sekali, kenapa orang-orang Farisi yang adalah kelompok elite Yahudi, yang memiliki pengetahuan tentang hukum Taurat yang hebat sekali, tidak mau mengakui Yesus sebagai Anak Allah, Mesias.
Bila kita baca lewat Kitab 1 Makabe 2: 15-29 ini saja, kita tercengang betapa hebatnya iman orang-2 Yahudi saat itu, tegar, kuat, berani tidak taat kepada titah raja Antiokhus Epifanes yang sudah merampasi dan menjarah Bait Suci, dan meruntuhkan kota suci Yerusalem. Mereka sangat taat, Matatias seorang imam dengan 5 anak, berani tidak taat pada titah raja yang menyuruh membuat persembahan korban yang tidak halal, bahkan berani membunuh hamba-2 raja yang bertugas meng-iming-2 harta emas perak untuk menjadi sahabat raja. Mereka tegar, mereka tidak mau murtad, mereka tidak tertarik pada harta kekayaan, mereka lebih memilih berpegang pada hukum dan istiadat nenek moyang mereka, yaitu hukum Taurat. Hebat bangsa ini !

Ini yang paling menyedihkan hati Yesus. Bangsa pilihan Allah yang tegar tengkuk, terlalu tinggi hati, terlalu berpegang pada hukum/aturan, tidak mau rendah hati, tidak mau mengasihi sesama yang sakit dan menderita, terlalu minta penghormatan, dan suka dipuji. Maka ketika berjumpa dengan Yesus, mereka meremehkan Dia, dengan segala cara mereka berusaha menggugat otoritas Yesus, mempersalahkan Yesus, bahkan berusaha membunuh Yesus dengan cara paling keji dan hina, yaitu kematian di kayu salib.

Yesus Sang Raja Damai lahir jadi manusia untuk memberi rasa damai bangsa pilihan-Nya, tetapi ironisnya sampai Yesus berkata :" Wahai Yerusalem, alangkah baiknya andaikan pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu ! ! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu."(Luk.19:42).
"Sebab engkau tidak mengetahui saat Allah melewati engkau ( Luk.19:44).
Bangsa ini tidak mengerti perlunya hidup damai sejahtera, karena ketika Allah sendiri sudah melewati, mereka masih tidak mengetahuinya.

Akhirnya Yesus berkata : " Sebab akan datang harinya, musuhku mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung dan menghimpit engkau dari segala jurusan. Dan mereka aka membinasakan dikau beserta semua penduduknya. Temboknya akan dirobohkan dan tiada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain ( Luk 19:43-44).
Sangat menyedihkan !

Yesus sampai sekarang juga sedih dan menangis, bila kita tidak mengakui dan tidak mengenali Sang Pembawa Damai Sejahtera di dunia ini. Dunia akan porak-peranda dan hancur lebur. Berdamailah dengan diri sendiri dulu, kita akan merasakan damai bersama dengan orang lain juga.

ANUGERAH DAMAI SEJAHTERA
HANYA ADA
DI DALAM YESUS.
PERTANGGUNGJAWABKAN INI !

DOA:
Ya Tuhan Yesus ku, Engkaulah sang Raja Damai Sejahtera. Berilah kami Rahmat Mu dan Urapilah kami dengan Roh KudusMu, agar kami sungguh bisa berdamai dengan diri kami sendiri lebih dulu, sehingga kami dengan penuh sukacita berani berdamai dengan banyak orang yang ada di sekitar kami. Terima kasih ya Yesusku Sang Juru Damai.....Amin...πŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ƒπŸ’πŸŒ·