Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Senin, Nopember 2017
Bacaan-2 hari ini :
1 Mak.1:10-15.41-43.54-57.62-64. ;
Luk.18:35-43.

Injil hari ini bercerita tentang orang buta yang disembuhkan oleh Yesus (Luk.18:35-43).
Hidup adalah anugerah dari Tuhan. Bila panca indera kita sempurna, kita bisa bersyukur dan sungguh percaya kepada KASIHNYA dan bisa menikmati hidup dengan sukacita.

Orang yang buta matanya, sungguh menderita, apalagi buta sejak lahir. Dia tidak bisa melihat segala sesuatu, semua gelap belaka. Dia sungguh menderita. Untung dia tidak tuli telinganya. Dia mendengar tentang Yesus, yang sudah terkenal menyembuhkan banyak penyakit, ketika Yesus lewat orang buta itu berseru sekuat tenaga "Yesus Anak Daud, kasihanilah aku!". Matanya boleh buta, tetapi hatinya tidak buta ! Teriakannya yang mohon belas kasihan kepada Yesus, didengar oleh Yesus. Satu keinginan kuatnya adalah ingin melihat ! Yesus segera menyembuhkan kebutaannya. "Melihatlah ! Impianmu telah menyelamatkan dikau" kata Yesus.

Dari cerita ini, kita bisa memetik hikmat yang dalam. Manusia boleh buta matanya, tetapi jangan buta hatinya. Bila buta matanya itu saja sudah sungguh sangat menderita hidupnya, apalagi buta hatinya, manusia pasti binasa. Iman sungguh berperan-utama dalam kehidupan setiap manusia, apapun bangsanya. Iman adalah Anugerah Tuhan yang utama.
Iman ini harus dijaga, dipelihara dengan baik. Jangan disia-siakan, apalagi di-ingkari. Dalam kitab Makabe, kita tahu, bangsa Israel adalah umat perjanjian. Allah berjanji kepada bangsa Israel menjadi bangsa kesayanganNya, mewahyukan kehendakNya lewat perintah dan hukum Taurat, agar umat mematuhi semua perintah dan hukum-2 Nya dengan setia.
Tetapi umat Israel dibawah kekuasaan Antiokhus Epifanes, ternyata mereka tidak setia, mereka murtad dari perjanjian yang kudus, dan mereka berbuat jahat, mereka menyembah berhala, mereka mencemari hari Sabat. Inilah yang sebenarnya di katakan oleh Yesus orang-2 yang buta hatinya, yang mensia-siakan anugerah iman dari Tuhan, mereka tidak setia memelihara perjanjiannya dengan Tuhan, padahal Tuhan adalah Penyayang, Pengasih, Panjang sabar dan berlimpah kasih setiaNya.
Orang Yerikho buta ini menjadi contoh manusia, yang bergumul menghadapi aneka tantangan hidup di dunia ini. Ada orang orang sempurna semua anggota tubuhnya tidak ada cacatnya, tetapi dalam kesulitan hidup, orang bisa mudah cemas, khawatir, putus asa, bahkan kehilangan arah, tidak setia lagi, menyembah berhala, buta hatinya, orang seperti ini menjadi buta imannya.

Yesus datang ke dunia utamanya mencelikkan hatinya, agar imannya bisa melihat perbuatan baik Tuhan dan membantu orang bertumbuh imannya, sehingga aneka masalah kesulitan pasti ada jawaban dari Tuhan bagi yang percaya kepadaNya.
Anugerah iman ini harus tetap kita pertanggungjawabkan, agar Tuhan Yesus mengatakan kepada kita :

MELIHATLAH. !!
IMANMU TELAH MENYELAMATKANMU.

DOA:
Ya Tuhan Yesus ku, terlalu banyak keinginan kami, sehingga kesulitan dan masalah bertumpuk, tolong kami ya Tuhan, untuk belajar bijaksana, mana kebutuhan atau keinginan, supaya anugerah iman yang kami telah terima ini, jangan kami sia-siakan. Iman inilah yang menyelamatkan kami dan memberi solusi jawaban dalam hidup kami. Terima kasih ya Yesusku....Amin...πŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ƒ