Renungan Harian
Logo Doa Harian

Search Our Site

Sabtu, 28 Oktober 2017
Pesta St. Simon dari Zelot dan St. Yudas Tadeus

Di penutupan minggu ini Belajar Kebenaran, hari ini Yesus mengutus 12 murid menjadi rasul Nya.

Belajar Kebenaran memang tak kenal berhenti, karena jalan kebenaran itu adalah jalan hidup kita sendiri sebagai orang benar. Bila Yesus mengutus murid-2 Nya menjadi rasul, sebenarnya kita pun sekarang juga diutus Nya menjadi rasul kebenaran di dunia ini sekarang ini. Kita juga di jadikan representative Yesus sekarang ini.

Kemarin kita sudah mengerti, bahwa Api Kristus itu bisa mematangkan dan mendewasakan motivasi-2 kita yang masih simpang siur, campur aduk. Sekarang Yesus mengutus kita, berarti Dia Sang Kebenaran sendiri, sudah sangat percaya dan memberi kita kuasa untuk mewakili Dia dalam KehadiranNya, membawa Kebenaran. Sungguh luar biasa cinta Nya kepada kita. Dijadikan representative Yesus, dengan Kuasa yang besar, untuk menyembuhkan, untuk mengusir setan-2 dan roh jahat, untuk membuat mujijat.Simon dari Zelot dan Yudas Tadeus pun pada mulanya menjadi murid Yesus dengan motivasi pejuang bersenjata ingin memerdekakan Israel. Karena Api Kristus, mereka di matangkan, di murnikan motivasinya untuk menjadi pembawa Kebenaran, dan pembawa Damai. Pada akhir hidupnya mereka menjadi martir gereja.

Kita sendiri mungkin masih banyak motivasi yang campur aduk, malah mungkin masih hidup sebagai orang yang merasa benar sendiri, atau masih pura-pura benar, atau belum benar, yang tahu adalah Yesus Sang Kebenaran, Dialah yang tahu kepribadian kita. Api Cinta Kasih Yesus mengutus kita yang belum sempurna ini, agar kita yang sudah mau percaya kepada Sang Kebenaran ini memurnikan dan terus mematangkan/ mendewasakan kita semua.
Sambil kita semua masih hidup, mari kita berjalan bersama dengan Yesus Sang Kebenaran, supaya kita dibentukNya menjadi orang benar, pembawa kebenaran dan pembawa Damai di mana-2. Kebenaran membuat kita berani menghadapi segala rintangan dan halangan. Kebenaran membuat kita tahu, bahwa kematian itu cuma perubahan hidup, untuk menuju kehidupan yang kekal bersama Sang Pemberi Hidup ini.

DOA:
Ya Tuhan Yesus ku, Utuslah kami. Berilah kami Rahmat Mu, agar Kau tambahkan iman kami dalam perutusan ini, supaya Kau murnikan motivasi kami bersih, tulus, suci, sehingga setiap hari perutusan kami menampilkan kekudusan dan kemuliaan Mu sendiri, sekarang dan selama-lamanya...Amin...πŸ™πŸΎπŸ™πŸΎπŸ™πŸΎπŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ