Artikel
Logo Doa Harian

Search Our Site

MENU

Devotion from Matius 6:5-8

Ajaran Yesus selanjutnya adalah mengenai berdoa. Ayat 5-8 membahas tentang dua hal yang dibenci Tuhan dalam doa yang salah, lalu ayat 9-15 membahas tentang “Doa Bapa Kami”. Mari kita lihat bagian yang pertama, yaitu ayat 5-8. Yesus mengatakan bahwa Bapa di surga membenci doa yang dilakukan oleh orang munafik. Orang munafik menampilkan apa yang berbeda dengan apa yang dia rasakan.

Devotion from Matius 6:5-15

“janganlah membawa kami ke dalam pencobaan”
Kita tiba pada permohonan terakhir, yaitu supaya Tuhan menjauhkan kita dari pencobaan. Tuhan Yesus mengajarkan kita agar kita senantiasa bergantung kepada Tuhan untuk melawan dosa. Iblis terus mencari cara untuk memperdaya kita dan membuat kita jatuh ke dalam dosa.
Kesadaran akan hal ini membuat kita sadar bahwa kita tidak sanggup lepas dari jeratnya sekali kita terjatuh di dalamnya. Tuhan Yesus ingin agar seluruh umat Tuhan sadar betapa berbahayanya dosa itu dan betapa lemahnya kita semua untuk melawan dosa.

Di dalam Alkitab bahasa Indonesia versi Terjemahan Baru kata doa dan variannya muncul ratusan kali:

Sebelum membahas tentang penggunaan kata "doa" di dalam Alkitab perlu diketahui dulu definisi dari kata "doa" itu sendiri.

Acong, pegawai toko besi yang lugu dan setia punya kebiasaan unik.
Tiap kali makan siang dan pulang ke rumah, dia selalu berhenti di depan pintu gereja yang dilewatinya untuk berdoa sejenak

12 tahun sudah hal ini ia lakukan, sampai suatu hari ada yg bertanya :

"Acong, apa yg loe lakukan di depan pintu gereja setiap hari ??"
Jawabnya "Owe berdoa"
Ditanya lagi "Doa apa?"
Acong : "Tuhan Yesus, ini owe, Acong"